Langsung ke konten utama

Judulnya belum terpikirkan

Hari ini aku memandang wajahku di cermin. Bayangan yg terpantul seakan bukan diriku. Kulitku pucat, tubuhku tak berisi, rambutku pun hilang, mataku sayu, kanan kiri tanganku tertancap selang selang yg tersambung dengan botol botol yg menggantung di atas kursi roda yg kugunakan. Seakan itu bukan bayanganku, tetapi bayangan tengkorak perempuan yang menggunakan pakaian rumah sakit, terduduk kaku. Tapi ini benarlah diriku akt tak mungkin lupa seorang wanita yang mendorong kursi rodaku, dia ibu ku. Ibu yg melahirkanku, wanita karier yg tetap menjaga keharmonisan keluarganya. Ibu tersenyum memandang bayanganku di kaca. Senyum yg tulus yg selalu ia berikan kepada seluruh keluarganya. Inginku bertanya dimana aku?tapi tak ada septah pun kata yang keluar dari bibirku. Ibu memutarkan kursi rodaku menghadap dirinya. Ibu tahu aku ingin berbicara. Ibu tahu apa yang ingin aku tanyakan, kareng dia langsung memberitahuku
"Ra, alhamdulilah kamu sudah sadar! Sekarang kita berada di Singapur, kamu akan pulih kembali seperti dulu, kamu akan menjalani terapi di rumah sakit ini"
Ibu tetap memberikan senyumnya walau ku tahu ia menahan air mata yang tak boleh jatuh di depanku. Aku tahu wanita di depanku ini tak seperti dulu. Tak memakah pakaian kantor yg selalu ia pakai, tak ada sedikit pu cosmetic yg menyentuh wajahnya. Tetapi wanita yg didepanku ini tetap cantik, tetap memberikan cinta kepada anaknya, tetap bercahaya keibuan. Dan akhirnxa aku dapat tersenyum, kubalas senyum ibu yang relalu berkorban untukku.

Bersambung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

nakayoshi part 1

Ini lah kisah kami "nakayoshi" Nakayoshi bukan sebuah nama kumpulan orang, bukan nama geng, bukan nama grup. Tapi nakayoshi adalah kata dari bahasa Jepang yang berarti SAHABAT. Kata itu yang saya dan teman - teman saya ambil untuk menyebut apa kita. Ini adalah kisah saya bersama ke tujuh sahabat saya. Berawal dari bangku SMP saya Dwi Merdeka Putri, dulu ketika saya SD semua orang di sekolah dan orang - orang luar memanggil saya Putri. Bahkan guru SD saya pun tidak tahu bahwa sebenarnya nama panjang saya bukan diawali dari kata Putri melainkan kata Dwi yang berarti 2. Saya merupakan anak ke 2 dari tiga bersaudara yang semuanya perempuan. Kembali ke nama panggilan saya yang dulu saat SD dipanggil Putri, ketika SMP panggilan saya berubah. Orang - orang memanggil saya Dwi sampai saat ini saya di panggil dengan nama itu. Impian saya dulu ingin sekolah di kota, maklum SD saya di kabupaten. Dan Alhamdulillah saya lolos tes masuk SMP di kota. Disanalah saya bertemu dengan sahabat...

my blog

Subhanallah begitu banyak tulisan yang wi tulis di blog ini, mengenang kembali kejadian dulu dengan membaca postingan terdahulu, mengingatkan kembali masa senang, lucu, sedih, bahkan kebo**han yang dituangkan di blog ini. Semoga wi dapat menuliskan kembali setiap kejadian ke dalam blog ini :) Dari masih jadi siswa SMA sampai sekarang masuk kedunia kerja alhamdulillah blognya tak pernah berubah :)

sapanduk motivasi

kembali ke sekolah .... Ustadzah Irma minta wi buat sepanduk motivasi untuk nannti di pajang ketika anak anak ujian nasional. Dan salah satunya menjadi backgroun dari blogger ini hehehehehehe... oh iya trimakasih banyak buat teh elvin dan ustadzah ani... yang ngebantu bikin kata kata motivasinya jadi dapet pencerahan... ma enti juga my imoto yg bntuin ngeditin pas wie lagi nglesin hehehehehehehe gak semua di acc ada yang dijadiin sepanduk ada yg di anggurin aja!!!